SURGA TERSEMBUNYI DI KABUPATEN BREBES
- Berwisata keluar negeri jadi impian semua orang . Meskipun demikian, tidak semua orang indonesia bisa berkesempatan liburan ke luar negeri. karena alasan dana cekak😀Nah, sembari mengumpulkan uang, berwisata di dalam negeri dengan suasana bak luar negeri .mungkin bisa menjadi alternatif
- Dataran tinggi yang terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.Tepatnya di wilayah Brebes bagian selatan. Agrowisata Kaligua dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Jawa Tengah dan merupakan diversifikasi usaha untuk meningkatkan optimalisasi aset perusahaan dengan daya dukung potensi alam yang indah.
Melipir Sejenak di Telaga Renjeng
- Tak berapa lama pemandangan kebun sayur berganti menjadi pepohonan terutama pinus dan damar. Di jalan yang agak landai, kami berhenti sejenak di sebuah telaga bertuliskan “Cagar Alam Tlogo Ranjeng” atau biasa disebut Telaga Renjeng. Letaknya persis di tepi kiri jalan.
- Larangan mengambil ikan di Telaga Renjeng tak lepas dari adanya mitos yang menyebutkan bahwa siapa pun yang mengambil ikan di telaga tersebut akan jatuh sakit. Entah benar atau tidak,rupanya mitos itu cukup dipercaya.
- Tiket Masuk Kebun Teh Kaligua
- Tiket Masuk ke Kawasan Wisata Kebun Teh: Rp 8.000/orang.
- Tiket Masuk ke Goa Jepang: Rp Rp 3.000/orang
| GOA JAPAN |
- Bagi yang senang dengan wisata sejarah, tempat yang lain yang bisa dinikmati di Kaligua yaitu Goa Jepang. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki, atau naik odong-odong seharga dua ribu rupiah kalau malas jalan kaki. Untuk masuk ke dalam gua, jangan lupa membawa atau menyewa senter karena di dalam gua sangat gelap. Gua tersebut terletak di bawah perkebunan teh dengan panjang sekitar 850 meter. Tempat ini memiliki lorong yang panjang dan berliku serta terbagi menjadi beberapa ruang seperti ruang tahanan, ruang sidang dan ruang pembantaian, waduh ngeri banget ya.
- Beberapa ruang dilengkapi dengan patung yang menggambarkan situasi di zaman penjajahan Jepang seperti patung para tahanan di balik jeruji besi. Adapula patung-patung yang menggambarkan kegiatan romusha, lengkap dengan pekerja pribumi dan tentara Jepang yang bengis. Di pintu masuk juga ada patung tentara Jepang yangseolah-olah sedang berjaga. Kami tidak menjelajahi seluruh lorong karena auranya terkesan mistis dan menakutkan. Supaya tidak tersesat, ikuti saja petunjuk jalan dan mintalah ditemani pemandu.
Kereen sekali sahabat 😍😍😍😍
BalasHapusMakasih
Hapus